Umroh Akhir Ramadhan 17 hari Hanya Rp 35,3 juta

diposkan pada : 19-03-2020 15:40:55 Doa Sholat Dhuha

Doa Sholat Dhuha: Niat, Tata Cara, Bacaan, Manfaat serta Keutamaannya

 

Doa sholat dhuha – Sebagai seorang muslim, kita tentunya telah tahu dan telah mendengar atau bahkan sudah mengemban Sholat Dhuha masing-masing harinya. Ya, Sholat Dhuha adalahsebuah sholat sunnah yang memiliki tidak sedikit sekali keutamaan andai dikerjakan.

Nah, guna Anda yang hendak belajar Sholat Dhuha, kali ini akan dibicarakan Sholat Dhuha menyeluruh beserta dengan doa Sholat Dhuha yang mesti kita tahu. Mau tahu laksana apa penjelasannya, yuk langsung saja simak keterangan selengkapnya di bawah ini.

Niat Sholat Dhuha

Sama laksana sholat pada umumnya, untuk mengemban sholat sunnah Dhuha Anda pun harus menyimak niat. Niat ini dipakai sebagai format bahwa kita berniat guna menjalankan sholat ini dengan ikhlas sebab Allah ta’ala.

Adapun niat Sholat Dhuha antara lain ialah sebagai berikut:

”Ushollii sunnaatadluhaa rak’ataini mustaqbil alqiblati adaa-a llillaahi ta’aala.”

Artinya: “Saya berniat Sholat Dhuha 2 rakaat menghadap kiblat sebab Allah Ta’ala”.

Jika kita akan mengerjakan sholat ini sejumlah empat rakaat, maka Anda dapat mengganti kalimat rakaatnya menjadi ‘arbaa’ata rk’ataini.

Niat Sholat Dhuha ini pun harus dibaca di dalam hai atau juga dapat dibaca dengan memakai suara yang pelan. Setelah menyampaikan niat barulah Anda mengerjakan takbiratul ikhram.

Tata Cara Sholat Dhuha

Setelah Anda memahami niat Sholat Dhuha, sekarang Anda  pun perlu tahu tata teknik Sholat Dhuha ini. sebelum masuk ke tata caranya, Anda butuh tahu bahwa Sholat Dhuha minimal dilaksanakan sebanyak dua rakaat dan maksimal dilaksanakan sebanyak 4 rakaat saja.

Di samping itu, Sholat Dhuha juga dapat dilakukan secara berjamaah ataupun dilaksanakan sendiri-sendiri. Seperti mengemban sholat lainnya, saat Anda akan mengemban Sholat Dhuha, Anda pun harus dalam suasana yang suci. Adapun tata teknik Sholat Dhuha antara lain ialah sebagai berikut:

    Membaca Niat

Seperti yang sudah dilafalkan di atas, niat Sholat Dhuha dapat dibaca secara lisan ataupun di baca di dalam hati saja. pelafalan niat Sholat Dhuha pun seperti niat yang telah dituliskan di atas.

Nah, guna niat yang dibacakan secara lisan urusan ini cocok dengan doktrin mazhab Imam Syafi’i. Ada pun yang melulu sekadar niat saja cocok dengan mazhab yang kita ikuti. Dalam pengamalan niat sholat ini pun harus dibarengi dengan takbiratul ikhram.

    Takbiratul Ikhram

Setelah menyimak niat, maka Anda mesti menyimak takbiratul ikhram seraya mengusung kedua tangan. Bagi laki-laki, tangan diusung setinggi telinga, sementara untuk perempuan tangan diusung setinggi dada saja.

Takbiratul ikhram pun harus dibarengi dengan pelafalan “Allahu Akbar” yang memiliki makna Allah Maha Besar.

    Membaca Doa Iftitah

Setelah Anda mengerjakan takbiratul ikhram, maka dilanjutkan dengan menyimak doa iftitah. Di sini Anda dapat membaca doa iftitah cocok dengan madzhabnya masing-masing. Namun, seringkali yang tidak sedikit digunakan ialah “Allahuakbar kabiro”.

    Membaca surat Al-Fatihah

Setelah doa iftitah berlalu diucapkan, maka selanjutnya ialah Anda menyimak surat Alfatihah. Bacaan surat Alfatihah ini mesti dibaca dan wajib sebab ini ialah rukun sholat. Ketika Al-fatihah tidak dibaca, maka Sholat yang digarap juga tidak bakal sah.

    Membaca Surat Asy-Symas

Setelah menyimak surat Al-fatihah, maka dilanjutkan dengan menyimak surat Asy-Symas. Jika kita tidak hafal dengan surat ini, maka Anda dapat menggantinya dengan surat beda yang kita hafal.

    Ruku dengan Tuma’ninah

Dilanjutkan dengan ruku dengan tuma’ninah. Saat ruku dilanjutkan dengan menyimak bacaan tasbih sejumlah tiga kali.

    I’tidal

Kemudian dilanjutkan i’tidal dengan menyimak doa i’tidal.

    Sujud

Dilanjutkan dengan sujud dengan tuma’ninah yang dibarengi dengan menyimak tasbih sejumlah 3 kali dan disambung dengan duduk diantara dua sujud. Lalu dilanjutkan pulang dengan sujud dan menyimak doa yang sama sejumlah 3 kali.

Setelah itu, kita melanjutkan rakaat yang kedua, sementara suratannya diganti dengan surat Adh-Dhuha lalu dibuntuti dengan gerakan yang sama dan diselesaikan dengan Takhyat akhir dan menyampaikan salam.

Doa Sholat Dhuha

Setelah susunan Sholat Dhuha ini selesai, maka tahapan selanjutnya ialah dengan menyimak doa Sholat Dhuha. Doa ini paling penting sebab sangat mustajab guna terkabul. Adapun doa yang dapat Anda baca antara lain ialah sebagai berikut:

ALLAHUMMA INNADHDHUHA-A DHUHA-UKA, WALBAHAA-ABAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWAATUKA, WAL QUDROTA QUDROTUKA, WAL ‘ISHMATA ISHMATUKA.

ALLAhUMA INKAANA RIZQII FISSAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’SIRON FAYASSIRHU, WAINKAANA HAROOMAN FA THOHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QORIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDROTIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHOOLIHIiN.

Artinya

“Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha itu ialah dhuhamu, keagungan tersebut adalahkeagunganmu, keindahan tersebut adalahkeindahanmu, kekuatan itu ialah kekuatanmu, dominasi itu ialah kekuasaanmu”, dan penjagaan-penjagaan ialah penjagaanmu.

“Ya Allah, andai rezeki aku masih di awang maka turunkanlah, andai ada di dalam bumi maka keluarkanlah, andai sulit maka mudahkanlah, bilamana itu haram maka sucikanlah, andai jauh maka dekatkanlah”.

“Demi kebenaran dhuhamu, keagunganmu, keindahanmu, kekuatanmu dan kekuasaanmu, berikanlah kepadaku sebagaimana apa yang anda berikan untuk hambamu yang sholeh”.

Doa Sholat Dhuha di atas dapat Anda baca sesudah Anda selesai mengemban Sholat Dhuha. Doa ini pun mudah guna di hafalkan sampai-sampai Anda dapat membacanya usai Sholat Dhuha. kita juga dapat menambahkan dia lain cocok dengan keinginan.

Bacaan Sholat Dhuha
Beberapa referensi menuliskan bahwa lebih afhdol andai bacaan surat yang dibaca saat mengemban Sholat Dhuha ialah surat Asy-Symas di rakaat kesatu terdapat surat Al-Lail di rakaat yang kedua.

Namun, Ibnu Hajar Al-Atsqolani mengatakan andai di rakaat kesatu dapat membaca surat Al-Kafirun dan di rakaat yang kedua dapat membaca surat AL-Ikhlas.

Namun, andai Anda hendak membaca surat Adh Dhuha pun tidak masalah. Sebab, di dalam surat ini terdapat tidak sedikit nilai-nilai yang dapat dipahami dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, pada dasarnya surat apa yang dibaca pada saat mengemban Sholat Dhuha tidak ada penjelasan resmi dari Rasulullah mesti menyimak surat apa.

Karena itu, Anda dapat membaca surat cocok dengan kemauan semampunya dan cocok dengan hafalan yang dimiliki. Yang sangat penting ialah niat menjalankannya ialah hanya sebab Allah semata.

Waktu Sholat Dhuha

Kapan sih masa-masa yang sangat tepat untuk menggarap Sholat Dhuha itu? Sholat Dhuha adalahsebuah sholat yang dilakukan di pagi hari sesudah sholat Subuh. Jadi, masa-masa dhuha sendiri ialah setelah matahari terbit sampai memasuki masa-masa dzuhur.

Dari pengakuan di atas diketahui bahwa masa-masa Sholat Dhuha ini dipecah menjadi dua. Pertama ialah awal masa-masa dhuha dimana sesudah matahari keluar dan telah meninggi sampai tinggi tombak. Kurang lebih waktunya ialah 15 menit sesudah matahari terbit.

Sedangkan masa-masa dhuha yang kedua ialah Dhuha akhir dimana masa-masa ini dekat dengan masa-masa syawal pada ketika matahari bakal tergelincir ke arah barat. Lantas, kapan kira-kira masa-masa diperbolehkannya untuk mengemban Sholat Dhuha?

Jawabannya ialah dimulai dari pukul 06.00 pagi. Namun, ada pun para ulama yang memutuskan waktu dhuha ialah pukul 08.00 sampai batasan akhir pukul 11.00 atau sebelum menginjak waktu Dzuhur.

Namun, menurut fatwa dari Saudi Arabia (Al Lajnah Ad Da-Imah) menuliskan andai waktu yang sangat tepat untuk mengemban Sholat Dhuha ialah sekitar 15 menit sesudah matahari terbit. Ada pun yang berasumsi bahwa masa-masa yang sangat tepat untuk mengemban Sholat Dhuha ialah ketika situasi cuaca telah semakin panas.

Adapun hadits yang sehubungan dengan Sholat Dhuha juga diterangkan dalam hadist qudsi yang artinya:

Allah berfirman: “Wahai anak Adam, tidak boleh sekali-kali anda malas untuk menggarap 4 rakaat pada masa-masa permulaan siang (Sholat Dhuha), niscaya tentu akan aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya”.

Dari hadits qudis di atas menuliskan andai Allah akan memadai semua keperluan kepada orang-orang yang rajin mengemban Sholat Dhuha. Jad, tunggu apa lagi, andai Anda hendak dicukupkan kebutuhannya, rajin-rajinlah mengemban sholat ini masing-masing hari.

Dzikir Setelah Menjalankan Sholat Dhuha

Setelah Anda mengemban Sholat Dhuha, untuk Anda yang mempunyai waktu pagi hari yang luang, maka Anda dapat membaca dzikir sesudah sholat Dhuha. Dzikir ni dibaca sebelum menyimak doa Sholat Dhuha.

Ada sejumlah ulama yang menganjurkan setelah Sholat Dhuha untuk menyimak surat Al Ma’tsurat atau menyimak Asmaul Husna. Namun, ada pun yang menganjurkan untuk menyimak surat dalam Al-Qur’an laksana Al Waqi’ah, Yasin, Ar Rahman dan pun Al Mulk.

Adapun secara umum, bacaan dzikir yang dibaca setelah mengemban Sholat Dhuha antara lain ialah sebagai berikut:

    Membaca Istighfar cocok dengan keinginan dapat tiga kali, sebelas kali ataupun 33 kali bahkan 100 kali pun boleh.
    Membaca kalimat tasbih sejumlah 100 kali
    Dilanjutkan dengan menyimak sholawat Nabi sejumlah 33 kali atau 100 kali pun boleh.

Dzikir di atas adalahdzikir yang umum dibaca sesudah Sholat Dhuha. Anda dapat membaca dzikir ini dengan jumlah yang luwes sesuai dengan banyaknya masa-masa luang yang kita miliki.

Manfaat dan Keutamaan mengemban Sholat Dhuha

Ketika Anda mengemban Sholat Dhuha masing-masing hari secara teratur dan istiqomah. Ada tidak sedikit sekali guna yang dapat didapatkan. Bahkan urusan ini cocok dengan hadist yang mengaku tentang keutamaan Sholat Dhuha.

diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud dan Ahmad dari Abu Dzar bahwa Rasulullah SAW bersabda, “ Hendaklah masing-masing anda bersedekah untuk masing-masing ruas tulang badanmu pada masing-masing pagi”.

Berdasarkan hadits ini mengaku bahwa seluruh kebaikan dapat dikatakan sebagai sedekah meskipun kebajikan tersebut tampak kecil laksana tersenyum, berdzikir dan beda sebagainya. Namun, andai Anda sibuk sebab pekerjaan tugas dan lainnya, maka Anda dapat menggantinya dengan menggarap dua rakaat Sholat Dhuha.

Maka pahala tersebut laksana pahala suatu sedekah. Pada sebuah hari Rasulullah mengirim regu pasukan muslim guna berperang melawan musuh Allah. Hingga kesudahannya mereka menemukan kemenangan yang gemilang serta menemukan rampasan harta yang melimpah.

Dari situ, ada tidak sedikit orang yang ramai merundingkan peranan kami Muslimin dan rampasan harta yang didapatkan. Kemudian Rasulullah SAW lalu menyatakan bahwa terdapat yang lebih utama dari kembangan dan rampasan harta yaitu Sholat Dhuha.

Bahkan, suatu hadits pun mengatakan yang artinya, Dari Abdullah bin Amir bin Ash, ia berbicara “Rasulullah SAW mengirim pasukan perang, kemudian pasukan tersebut mendapatkan harta rampasan perang yang tidak sedikit dan cepat pulang (dari medan perang). Orang-orangpun (ramai) memperbincangkan cepat selesainya perang, banyaknya harta rampasan, dan cepat kembalinya mereka. Maka Rasulullah SAW bersabda “Maukah aku tunjukkan untuk kalian sesuatu yang lebih cepat berlalu perangnya, lebih tidak sedikit harta rampasan dan cepatnya kembali? (yaitu) orang yang berwudhu lantas menuju masjid untuk menggarap sholat sunah dhuha. Dialah yang lebih cepat berlalu perangnya dan lebih cepat kembalinya.”(H.R Ahmad).

Bahkan, orang yang mengemban Sholat Dhuha pun akan tercukupi keperluan hidupnya. Kebanyakan orang ketika ini telah bekerja siang dan malam tetapi merasa apa saja yang dilaksanakan belum dapat mencukupi keperluan hidupnya.

Padahal Allah lah yang menyerahkan rezeki. Nah, andai Anda hendak dicukupkan rezekinya, maka rajin-rajinlah untuk mengemban Sholat Dhuha. Allah akan menyerahkan rezeki yang berlimpah dan memadai semua kebutuhan untuk orang yang rajin Sholat Dhuha.

Keutamaan Sholat Dhuha yang lainnya pun akan mengawal keimanan sebagai seorang manusia. Seperti yang diketahui bahwa iman tersebut seperti gelombang yang naik turun. Dengan menjalankan Sholat Dhuha setia hari, maka urusan ini secara langsung akan menambah keimanan seorang muslim untuk Allah.

Bahkan, ketidaktetapan dari iman seseorang pun akan lebih gampang terkontrol dan tidak akan gampang jatuh ke lubang yang salah. Di samping itu, keutamaan beda menjalankan Sholat Dhuha ialah di sehatkan batinnya. Ketika kita bangun pagi dan mempunyai mood yang tidak baik, usahakanlah perbaiki mood dengan mengemban Sholat Dhuha.

Tentunya sholat mesti dilaksanakan dengan khusuk. Nantinya, Ada akan menikmati sebuah energi yang akan mengenyahkan mood kita yang jelek tadi. Karena tersebut jadikan Sholat Dhuha sebagai pendahuluan hari supaya mood tidak jarang kali dalam suasana yang baik masing-masing saat.

Tidak melulu batin menjadi lebih tenang, menjalankan Sholat Dhuha juga dapat menghilangkan stres lho. Karena batin tenang, otomatis secara tidak langsung juga dominan terhadap psikologis seseorang yang membuatnya menjadi tidak gampang stress.

Bahkan, sholat Dhuha adalahobat penghilang stress yang sangat mujarab. Ketika seseorang tidak gampang stress, maka ia bakal terhindar dari sekian banyak  macam penyakit yang berbahaya. Tidak melulu itu saja, keutamaan beda Sholat Dhuha ialah pahalanya laksana pahala Umroh.

Imam Tirmidzi dan Imam At-Thabrani meriwayatkan suatu hadits yang menyatakan bahwa bila sholat berjam’ah di masjid kemudian ia berdiam di lokasi sholatnya hingga tiba masa-masa dhuha, lantas dia mengemban Sholat Dhuha, ia bakal mendapatkan pahala laksana naik haji dan Umroh diterima.

Para ulama hadist merekomendasikan hadist ini kedudukannya Hasan. Di samping itu, orang yang rajin mengemban Sholat Dhuha pun akan dibangkitkan rumah di surga. Syaratnya ialah istiqomah. Bahkan, urusan ini cocok dengan hadits Rasulullah SAW yang artinya.

“Barang Siapa Sholat Dhuha sejumlah 4 rakaat dan 4 rakaat sebelumnya, maka dia akan dibangkitkan rumah di Surga,” (Shahih al-Jami’: 634)

Tidak melulu itu saja, orang yang menggarap Sholat Dhuha pun akan bareng dengan Rasulullah di Surga. Bukankah urusan ini adalahsebuah kesenangan yang tidak dapat dibayarkan dengan apapun. Dengan Sholat Dhuha dijadikan sebagai di antara sarana untuk menggandakan sujud untuk Allah.

Jangan lupa saat Ada mengemban sholat Dhuha guna selalu menyimak doa Sholat Dhuha. Ada tidak sedikit makna yang tersirat dari doa Sholat Dhuha laksana yang sudah dilafalkan di atas. Sisipkan pula doa beda yang kita harapkan sebab waktu dhuha ialah waktu yang mustajab guna dikabulkan doanya                        

 

Artikel lainnya »