Umroh Akhir Ramadhan 17 hari Hanya Rp 35,3 juta

diposkan pada : 13-02-2020 15:44:45

Biaya Haji Tahun ini Menetap, Beberapa Pelayanan harus Naik.

 

DPR dan pemerintah telah menyepakati bahwa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2020 tidak menikmati kenaikan. BPIH tahun ini sama dengan tahun 2019, yaitu sebesar Rp 35.235.602 atau 2.563 dolar Amerika.

Meski demikian, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengatakan, standar pelayanan untuk jamaah haji tetap sama dan bahkan harus meningkat. Misalnya, pada tahun ini, seluruh jamaah haji akan mendapatkan pelayanan konsumsi sebanyak 50 kali, lebih tidak sedikit dikomparasikan dengan tahun sebelumnya 40 kali. Penambahan 10 kali konsumsi ini di berikan pada saat tiga hari menjelang Puncak pelaksanaan haji Arafah.

"Setidaknya ada lima komponen yang dipastikan pelayanannya semakin meningkat, yaitu:

Pertama,

pemondokan atau akomodasi. Prinsip dasar kami merupakan bahwa setiap pemondokan yang digunakan harus standar bintang tiga (tiga). Di setiap hotel harus ada air minum, tempat mencuci dan ruang kesehatan untuk setiap kloter. Kami juga meyakinkan supaya masing-masing kamar kapasitasnya tidak terlampau tidak sedikit supaya jamaah nyaman," kata Ace guna Republika.co.id sebelum rapat penetapan BPIH, di Gedung Nusantara II, Kamis (30/1).

Penempatan jamaah haji Indonesia dengan sistem zonasi per-embarkasi tetap dipertahankan. Kebijakan ini sangat mendukung manajemen pembinaan haji di Arab Saudi.


Kedua,

mengenai konsumsi atau makanan. Ace juga menyepakati agar ketersediaan makanan ini cita rasa  Indonesia dengan menu yang beragam dan terjamin higinis dan kualitas gizinya diperhatikan.

"Kami juga mengingatkan guna Kementerian Agama agar dalam menggunakan produk-produk Indonesia dalam makanan. Misalnya, beras, ikan, sayur-sayuran, daging, bumbu dan lain-lain yang berasal dari Indonesia. Ini tentu dapat mendorong perekonomian kita," katanya.

Ketiga,

Ace menyebut DPR meminta agar kualitas transportasi bus shalawat ditingkatkan. Bus shalawat ini akan membawa jamaah haji Indonesia dari hotel ke Masjid Haram. Kami mohon supaya kualitas bus dan frekuensinya bus ditingkatkan.


Keempat,

soal pelayanan di Arafah, Mudzdalidah dan Mina, DPR meminta supaya menambah kualitas tenda dan AC. Kelima, pembinaan manasik haji melalui peningkatan kualitas petugas haji dan pembimbing haji.

Berdasarkan penjelasan dari Ace, Komisi VIII memutuskan BPIH tahun 2020 ini ditetapkan lebih cepat agar Kementerian Agama RI memiliki waktu yang lebih luas untuk mempersiapkan penyelenggaraan haji menjadi lebih baik. Di samping itu, guna jamaah haji yang mendapatkan kesempatan untuk berangkat tahun 2020 ini di berikan waktu untuk melunasi setoran.                       

Artikel lainnya »