Setiap tahunnya biaya naik haji baik haji reguler maupun haji khusus / plus pasti berbeda-beda, Call/Wa. 0851-00-444-682 hal ini dikarenakan adanya perubahan komponen harga untuk kebutuhan pokok naik haji seperti biaya transportasi dan akomodasi termasuk living cost yang dibutuhkan jamaah selama berada di tanah suci sangat fluktuatif. Selain menyediakan paket-paket haji onh plus, umrah dan tour muslim sebagai bentuk layanan yang tersedia, Travel Aida Tourindo Wisata juga berusaha menghadirkan mutowif (pembimbing) ibadah umroh haji yang ahli dan mendalami bidang Fiqih Islam, terutama untuk masalah ibadah umrah dan haji.

Kami berusaha memberikan bimbingan mulai sebelum berangkat, saat pelaksanaan dan setelah ibadah haji dan umroh, ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kami kepada jamaah, bahwa ibadah yang dijalani telah sah sesuai petunjuk Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Travel kami juga menggunakan penerbangan yang langsung landing Madinah sehingga jamaah bisa nyaman selama perjalanan umroh bersama kami. travel umroh bulan november

WASHINGTON, Saco- Indonesia.com - Ilmuwan berhasil menemukan satu lagi planet alien alias planet yang berada di luar Tata Surya. Planet tersebut dinamai Kepler 76b serta punya sebutan Planet Einstein.

Planet Einstein adalah planet gas panas yang ukurannya 25 persen lebih besar dari Jupiter. Planet ini berjarak 2000 tahun cahaya dari Bumi.

Planet ini berjarak sangat dekat dengan bintangnya. Lingkungannya amat panas, suhunya mencapai 1982 derajat Celsius. Sementara, satu tahun di planet ini setara dengan 1,5 hari di Bumi.

Ilmuwan menyebut Kepler 76-b sebagai planet Einstein karena terkait proses penemuannya yang didasarkan pada pemahaman tentang relativitas Einstein.

Teknik penemuan planet terbaru itu pertama kali dikemukakan oleh Avie Loeb dari Harvard Smithsonian Center for Astrophysics (CfA) pada tahun 2003.

Dengan teknik ini, penemuan planet dilakukan dengan melihat perubahan kecil pada bintang akibat planet yang mengelilinginya dan perubahan jaraknya relatif terhadap Bumi.

Perubahan yang dilihat antara lain peningkatan intensitas cahaya bintang akibat jaraknya yang lebih dekat terhadap Bumi dan peredupannya saat menjauh.

Perubahan lain yang dilihat adalah pelebaran kenampakan bintang hingga menyerupai football akibat gaya tarik planet yang mengelilinginya. Pelebaran juga menyebabkan peningkatan intensitas cahaya.

Sementara, hal terakhir yang dilihat adalah cahaya bintang yang dipantulkan oleh planet yang mengelilinginya.

"Kami mendeteksi efek yang sangat kecil. Kami butuh pengukuran dengan akurasi tinggi untuk melihat kecerlangan bintang, hingga skala bagian per juta," kata David Latham dari CfA.

Simchon Faigler dari Tel Aviv University di Israel yang juga terlibat studi menuturkan bahwa hal pengukuran dimungkinkan karena data memadai yang telah dikoleksi wahana Kepler.

Tsevi Mazeh dari Tel Aviv Unicersity seperti dikutip Physorg, Senin (13/5/2013), mengatakan, "Ini pertama kalinya aspek teori relativitas Einstein dipakai untuk menemukan planet."

Penemuan planet biasanya dilakukan dengan metode transit, dengan melihat peredupan cahaya bintang saat ada planet melewati mukanya, atau teknik radial velocity.

Walau tak mampu menemukan planet sukuran Bumi, teknik baru ini memberikan kelebihan. Misalnya, penemuan planet alien tak harus menunggu adanya planet yang transit di muka bintangnya.

Penemuan Planet Einstein dipublikasikan di Astrophysical Journal, pasa Senin kemarin.

Editor :Liwon Maulana(galipat)
Ilmuwan Temukan Planet Einstein

Artikel lainnya »