Jadwal Paket Umroh April bersama Ustazah Mamah Dedeh

Setiap tahunnya biaya naik haji baik haji reguler maupun haji khusus / plus pasti berbeda-beda, Call/Wa. 0851-00-444-682 hal ini dikarenakan adanya perubahan komponen harga untuk kebutuhan pokok naik haji seperti biaya transportasi dan akomodasi termasuk living cost yang dibutuhkan jamaah selama berada di tanah suci sangat fluktuatif. Selain menyediakan paket-paket haji onh plus, umrah dan tour muslim sebagai bentuk layanan yang tersedia, Travel Aida Tourindo Wisata juga berusaha menghadirkan mutowif (pembimbing) ibadah umroh haji yang ahli dan mendalami bidang Fiqih Islam, terutama untuk masalah ibadah umrah dan haji.

Kami berusaha memberikan bimbingan mulai sebelum berangkat, saat pelaksanaan dan setelah ibadah haji dan umroh, ini sebagai bentuk tanggung jawab moral kami kepada jamaah, bahwa ibadah yang dijalani telah sah sesuai petunjuk Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Travel kami juga menggunakan penerbangan yang langsung landing Madinah sehingga jamaah bisa nyaman selama perjalanan umroh bersama kami. paket umroh desember di Kepulauan Seribu

Meski sudah menggunakan masker saat keluar dari rumah untuk melakukan aktivitas, tebalnya kabut asap menembus kesehatan warga Riau hingga menyebabkan sakit. Tidak sedikit pula yang terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Nofry yang berusia (28) tahun, salah seorang warga Panam Pekanbaru, telah mengeluhkan pekatnya kabut asap yang semakin hari semakin tebal. "Sudah pakai masker, tapi kepala saya pusing, mata perih, tenggorokan pun gatal," ujar Nofry, Jumat (14/3).

Kabut asap di Riau kini tak hanya menyelimuti udara di luar, namun di dalam ruangan pun juga masuk. Akibatnya, sejumlah sekolah dan perguruan tinggi terpaksa diliburkan karena khawatir bertambahnya korban ISPA dari kalangan pelajar.

"Sebenarnya kami tidak suka libur, rugi rasanya tidak masuk kuliah, tapi mau bagaimana lagi, daripada mati karena asap ini. Pasrah sajalah diliburkan, diam di rumah pun asap masuk juga, mau ke mana lagi kami ini," kata Rivaldi, mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR).

Dinas Kesehatan Propinsi Riau telah mencatat sudah 53.553 warga Riau terkena berbagai penyakit akibat bencana kabut asap. Dominannya masyarakat terserang penyakit ISPA.

Kepala Dinas Kesehatan Riau H Zainal Arifin juga mengatakan, dari 53.553 orang, ada 46.867 warga yang terjangkit penyakit ISPA. "Itu jumlah keseluruhan di Riau," kata Zainal.

Asap masuk rumah, warga Riau stress mau ke mana lagi

Artikel lainnya »